aktivitas jual beli masyarakat di pasar flamboyan 20170104 154529

PONTIANAK, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar, Pitono mengatakan pada Mei 2017 Kota Pontianak mengalami inflasi sebesar 0,30 persen.

"Pada Mei 2017 yang juga bertepatan dengan memasuki bulan Suci Ramadhan merupakan inflasi terendah sepanjang sejarah di Kota Pontianak. Hal itu dibandingkan tahun - tahun sebelumnya inflasi Kota Pontianak ketika saat Ramadhan selalu tinggi," ujarnya saat berita resmi statistik di Pontianak, Jumat (2/6).
Pitono menjelaskan inflasi yang terjadi pada Mei 2017 tersebut karena ada kenaikan indeks pada lima kelompok pengeluaran dan penurunan indeks pada satu kelompok penurunan.
"Kelompok pengeluaran yang naik itu meliputi makanan, perumahan, sandang, kesehatan dan transportasi jasa komunikasi. Sedangkan kelompok pendidikan tidak mengalami kenaikan indeks," kata dia.
Sementara dilihat dari komoditas pihaknya mencatat yang mengalami kenaikan meliputi angkutan udara, bawang putih, sotong, tarif listrik, telur ayam ras, bendin, tarif pulsa, udang basah, pasta gigi, sawi hijau dan sepatu.
"Untuk komoditas yang turun itu meliputi cabai rawit, bawang merah, dagin ayam ras, gula pasir dan beberapa komiditas lainnya," kata dia.
Sementara dikatakan Pitono, inflasi Pontianak tahun kelender Mei 2017 yakni sebesar 2,51 persen dan untuk tingkat tahun ke tahun sebesar 4,63 persen.[]

Sumber: Antara - http://soksinews.com/id-14968-read-pontianakinflasi-030-persen-pada-mei-